seyn's posts with tag: poetry
tercenung, dalam muram kungkungan balok putih ini lagi-lagi terbayang seseorang nun jauh di penjuru lain kota mungkin bisu sedang peluk erat kedua lututnya menelan duri-duri kecewa yang menyangkut di kerongkongan sedang butiran es menghunjam deras dari rusuk langit
ada ngilu, ada pilu yang ia temukan jadi pengganjal di pintu batinnya ngilu yang bukan karena dingin es di ubun-ubun pilu bukan akibat beku yang menghantam bengis jemari tapi dari ingatan akan tempat yang harusnya adalah jalan ia pulang meja untuk makan benteng pelindung kelambu untuk tidur
dan aku, terpisah ribuan meter darinya cemasku hanya mampu kirimkan sederet penghiburan sajak-sajak manis yang semoga dapat nisbikan sendu auranya semoga akan merangkul kalut mimpinya larut petang nanti
semoga.
* 30.03.08 14:09 * hujan es, kota bandung * kedar (ibrani) : gelap nipha (yunani) : kepingan salju
 | Imogena | Mar 31, '08 2:13 AM for everyone |
Gemeriak hujan terfilet harum udara berbalur pelangi suatu ketika pernah mengalir jauh sampai ke desa hilir di ujung tapa. Membawa kapal-kapal kertas warna-warni buatan tangan-tangan kecil dengan wajah malaikat.
Aih, betapa kurasa utopia. Terakhir kutemukan semua yang pernah nampak akan berpulang ke satu titik hilang.
Dan di sana kudapati kamu . .
Menunggukah selama ini? Atau memang jembatan itu baru tersambung saat kemarin petir berhenti menyitir dan lazuardi kembali dimurnikan?
Ah benar, teka-teki tak selalu butuh isian.
Maka ku sambut uluranmu. Tanpa banyak tanya, titiktitik, atau pun seru. Meski sebenarnya aku ingin.
Yang penting bungkamku bukan isyarat tak acuh, dan peribuatmu bukan ujud laku setan.
Dan hari-hari depan yang belum dituliskan jalannya, biarlah akan terukir sendirinya. Bukan oleh ku atau kamu tapi kita.
* 30.03.08 02:52 * imogena (latin) : suatu khayalan
sepi datang lagi menyergap menahan malam tak juga terlelap sedang rasa ini makin kalap seiring nadir yang kian gelap
lagi-lagi retorika. rutinitas dangkal yang entah kenapa bertambah termaknai oleh pisau waktu mata ganda ini.
aku. kamu. kita.
titik titik bersulang akhirnya tergapai aku yang selama ini hilang.
* 22.03.08 23:40
| |
|